BRMP Papua Dukung Gerakan Tanam PM-AAS melalui Tanam Bersama di Kab. Jayapura
Jayapura, 8 Oktober 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua kembali melaksanakan Gerakan Tanam Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) Papua menuju 425 hektare. Kegiatan yang berlangsung di lahan sawah Kampung Karyabumi & Swentab, Kabupaten Jayapura tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penerapan pertanian modern di Papua.
Penanaman menggunakan varietas padi Inpari 42 pada lahan seluas 1,25 hektare di Kampung Karyabumi serta 0,25 hektare di Kampung Swentab.
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Jayapura, tim BRMP Papua, Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluh Pertanian Kab. Jayapura & Provinsi Papua, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta penyuluh pertanian se-Kabupaten Jayapura.
Penerapan PM-AAS pada kegiatan ini ditunjukkan melalui penggunaan drumseeder dengan metode tanam benih langsung (tabela). Penggunaan mekanisasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan pertanian modern yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses budidaya, terutama dalam penggunaan tenaga kerja dan waktu tanam, sekaligus mendorong penerapan teknologi yang lebih efektif dalam pengelolaan usaha tani.
Selain tanam bersama, kegiatan ini menjadi wadah koordinasi Program Strategis Kementerian Pertanian di daerah. Koordinasi bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarpelaksana, mengidentifikasi perkembangan pelaksanaan kegiatan, serta membahas permasalahan dan kendala di lapangan. Hasil koordinasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut guna mendukung pencapaian target PM-AAS di Kabupaten Jayapura.
Gerakan Tanam PM-AAS Papua menuju 425 hektare menjadi langkah kolaboratif dalam mempercepat pengembangan pertanian modern di Papua. Melalui sinergi berbagai pihak terkait, penerapan teknologi dan mekanisasi diharapkan semakin berkembang serta mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efisien, produktif, terukur, dan berkelanjutan di Papua.